Minggu, 25 Juli 2010

Inception - Layak Dapet Oscar

Genre: Thriller, Action, Drama
Sutradara: Christopher Nolan
Pemain: Leonardo DiCaprio, Marion Cotillard, Ellen Page, Joseph Gordon Levitt, Tom Hardy, Ken Watanabe, Cillian Murphy
Distributor: Warner Bros Pictures
Rating: *****


Semenjak diluncurin beberapa waktu lalu Inception, sebuah drama thriller karya sutradara Christopher Nolan udah menjadi pembicaraan banyak orang. "Inception unlike any other movie you've ever seen" kurang lebih itulah tweet yang sering cical baca akhir-akhir ini di Twitter. Tapi film ini emang bener-bener berbeda dari film-film Hollywood yang pernah kita liat sebelumnya?

Sebelum membahas apa itu insepsi wargi Bandung harus tau dulu apa makna dari ekstrasi. Ekstrasi adalah suatu keadaan dimana seseorang memasuki pemikiran orang lain melalu mimpi dan mencuri ide atau informasi penting yang dimiliki orang tersebut. Nah Insepsi adalah kebalikan dari itu, seseorang menanamkan idenya kepada orang lain melalui mimpi dan meyakinkan orang itu bahwa dia yang memiliki ide itu.

Kurang lebih itulah yang menjadi misi Dom Cobb (Leonardo DiCaprio) di film ini. Dom Cobb adalah seseorang yang ahli dalam bidang curi-mencuri ide melalui mimpi. Dom tidak sendirian dalam menjalani misinya, dia memiliki tim khusus yang membantunya: Ariatne (Ellen Page) sang arsitek mimpi, Gordon (Joseph Gordon Levitt) orang kepercayaan Dom, Forger (Tom Hardy) yang jago menyamar.

Dom dan timmnya diminta untuk menjalani misi insepsi ini oleh Saito (Ken Watanabe) seorang pengusaha yang ingin menghancurkan bisnis saingannya. Saito berharap melalui insepsi yang ditanamkan kepada Richard Fischer (Cillian Murphy) bisa membuat pewaris bisnis saingannya itu enggan melanjutkan bisnisnya. Imbalannya? Kebebasan Dom dari tuduhan membunuh istrinya, Mal (Marion cotillard) dan kesempatan untuk bertemu kembali dengan anak-anaknya.

Buat Cical Inception adalah film yang ambisius. Seusuai dengan tweet-tweet yang Cical baca di twitter, film ini emang ngga seperti film-film yang pernah Cical liat sebelumnya. Cerita yang sangat kompleks, konsep dunia mimpi yang beberda dari yang pernah Cical tau, adegan perkelahian minus gravitasi ala The Matrix tapi lebih baik, dan masih banyak kejutan lainnya. Nolan membuat film ini sesempurna mungkin, tampaknya dia mengincar Oskar taun depan untuk film ini. Buat Cical sendiri film ini emang layak dapet oskar terutama original Scoring-nya yang emang ruarrr biasa.

Saran Cical buat wargi Bandung yang pengen nonton film ini cuma satu: konsentrasi. Film ini ceritanya kompleks sekali dan butuh pemikiran ekstra buat memahami jalan cerita filmnya. Cical Ngga mau spoil lebih banyak lagi tentang film ini yang jelas Inception adalah film (sejauh ini) terbaik tahun ini. Dan kalo bicara masalah oskar. Film ini emang wajib masuk oskar. Pokoknya wargi Bandung wajib banget dech nonton film yang satu ini!

Klik di sini untuk liat jadwal nonton film di 21 / XXI, Klik di sini untuk Blitz Megaplex Paris Van Java.
Selengkapnya

Kamis, 22 Juli 2010

Kickfest 2010 Get Real! Lebih Baik Tapi juga Lebih Becek

Semua wargi Bandung juga pasti setuju kalo KickFest (Kreative Independent Clothing Kommunity Festival) adalah acara yang wajib didatengin tiap taunnya. Gelaran akbar para pengusaha clothing ini emang selalu ditunggu, dan yang paling istimewa di tahun ini ada banyak kejutan yang ngga ditemuin di taun-taun sebelumnya.

Untuk taun ini KickFest mengambil tema GET REAL! GET REAL! bahwa bangsa ini seharusnya bangga karena industri clothing dan distro tanah air telah bertahan selama kurang lebih 15 tahun. Dan dari tahun ke tahun selalu melahirkan pengusaha muda yang baru, dimana mereka mampu membangkitkan sisi idealisme dalam berkreatifitas khususnya dibidang distro dan clothing. Dan tentunya kita semua sepaham bahwa tanpa adanya idealisme, suatu produk hanyalah suatu produk tidak lebih dari itu.

Tanggal 16-18 Juli dipilih sebagai tanggal pelaksanaan acara ini. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah KickFest, Stadion Siliwangi dipilih sebagai tempat pelaksanaan acara. Cical dan Zkheey sendiri dateng di hari terakhir. Dan seperti yang udah kita duga acara ini penuh banget ama wargi Bandung yang ingin berbelanja barang-barang khas distro.

 

Yang agak mengagetkan Kickfest kali ini ada tiket masuknya. Agak sedikit mengecewakan soalnya taun-taun sebelumnya Kickfest ngga menerapkan tiket masuk untuk pengunjung. Emang sech harga tiketnya cukup murah, cuma 8000 perak ajah, itupun udah termasuk starter pack dari Axis. Namun kekecewaan kita masalah tiket terbayar sudah ketika masuk ke dalam karena ternyata Kickfest taun ini banyak sekali perubahan positif dibanding taun kemaren.
Pertama barang-barang dijual di Kickfest banyak mengalami peningkatan dari segi kualitas. Kalo taun-taun sebelumnya barang-barang yang dijual terfokus di baju-baju yang cuma cukup dipakai Cical, sekarang kita banyak nemuin baju ukuran besar yang bisa dipakai Zkheey. variasi model dan motifnya juga jauh lebih keren dari taun-taun sebelumnya. Kalo ngeliat animo pengunjung KickFest taun ini tampaknya mereka semua setuju ama kita berdua.

Yang menarik tas jadi tren taun ini. Kalo taun lalu para pengusaha distro dan clothing lebih banyak bermain di pakaian, kini banyak dari mereka yang mulai berani menampilkan produk tas yang bermacam-macam. Malahan pemain lama seperti Monic berani mengusung tas sebagai dagangan utama mereka di KickFest. "Lagi jadi tren sekarang," kata salah seorang penjaga stand Monic waktu ditanya Zkheey.

Sayangnya, belum lama kita keliling hujan turun. Di sinilah kerasa kalo pemilihan Stadion Siliwangi kurang tepat. Emang Stadion Siliwangi cukup besar buat menampung 180 stand dan panggung musik KickFest, tapi dengan turunnya hujan di sekitar sana membuat tanah di Stadion Siliwangi berubah jadi lumpur. Rasanya ngga aneh kalo orang keluar dari sana penuh dengan lumpur. Wah kayaknya pawang ujannya kurang ampuh nie.
Untungnya insiden lumpur ini agak sedikit terobati oleh penampilan band-band yang tampil di panggung KickFest. Dan buat Cical pemilihan pengisi acara taun ini adalah yang pas dengan seleranya wargi Bandung. Ada Koil, Alone At Last, Mocca, Homogenic, Mobil Derek, Rosemary, Closehead, Goodboy Badminton, Nudist Island dan masih banyak.

Kalo melihat pelaksanaan KickFest yang sehebat taun ini Cical cuma berharap agar taun depan KickFest taun depan bisa sebagus taun ini, kalo bisa sech lebih baik heheh. Selain itu kalo bisa untuk taun depan tempatnya jangan yang berlumpur kayak kemaren, agak sedikit menurunkan nafsu belanja soalnya kalo harus berlumpur ria kayak gitu. Yah semoga aja KickFest taun depan bisa lebih baik, amien.
Selengkapnya

Kue Tabi Goreng, Cemilan Unik, Gurih, dan Nagih

Sekilas wujud kue ini persis bakwan goreng dengan potongan udang di tengahnya. Hmmm...jadi pengen nyoba pas zkheey mampir ke standnya di ajang Frestival kemaren. Eiiittttsss...walopun namanya kue, cemilan ini rasanya asin loh. Jadi jangan ngebayangin kalo "Kue" yang satu ini cemilan manis. Mungkin lebih tepat kalo Kue Tabi sejenis sama gorengan. Tapi juga bukan gorengan pinggir jalan kaya biasanya, karena satu buah Kue Tabi dijual dengan harga 5 ribu rupiah. Mahal??? ga juga deh, sebelum zkheey jelasin komposisi bahannya.


Kue Tabi goreng ini punya komposisi rumput laut, ayam, dan jamur. Yup jadi ketiga bahan itu dicampur jadi satu dan diaduk sama tepung terigu. Kemudian adonan Tabi dicetak di atas cukil yang berukuran gede trus langsung digoreng ke dalam minyak panas. Cara gorengnya pun pake metode deep fry loh dimana minyaknya harus menuhin penggorengannya sampe kue tabi yang udah mateng bener-bener mengambang. Udah kebayang kan??? bahan-bahan dan ukurannya itulah yang ngebuat kue tabi jadi agak mahal dari gorengan kebanyakan.

Rasanya??? hmmm...gurih...mungkin karena pengaruh rumput lautnya yang waktu itu seh keliatan kayak butiran kangkung???LOL...karena emang kue tabi ini ga pedes, so lebih enak kalo wargi bandung nikmatinnya pake cabe rawit atau sambel ato saos botolan. Tips aja, bakalan lebih enak kalo kue ini dicicipin dalam keadaan panas alias baru diangkat dari penggorengannya. Try it...Buat wargi bandung yang berminat, bisa dapetin kue "Tyapiah Berih" (nama si pencipta kue ini) alias Kue Tabi di Jalan Sekeloa No. 25 Margahayu Permai, Kopo. Hmmm...jauh tapi nagih ko. (Zkheey)
Selengkapnya

"FRESTIVAL 2010, Makan-Makan Akhir Minggu Ala Frestea"


Ok, I know it's too late to post this event two weeks after it is held. But, daripada foto2nya ngejogrok di PC zkheey doang kan jadi ga guna??? dan wargi bandung semua ga bisa ngeliat serunya event ini. Buat wargi bandung yang nyempetin dateng ke ajang "Frestival 2010" hari Sabtu & Minggu (10-11 Juli) kemaren di pelataran Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (MPRJB), pasti tau dunk ramenya ajang yang baru dilaksanain pertama kali ini.






Anyway, Festival makanan yang diadain sama salah satu produsen teh kemasan ini lumayan ok kok. Pintu gerbangnya ja dibuat melintang dengan warna dan logo yang menarik. Setelah itu pengunjung disambut display berbagai macem jenis teh dengan hiasan kipas angin berair. Yup, kipas angin yang muncratin air dengan tujuan mendinginkan suhu...ahahah...yang ada juga suhu jadi tambah dingin. Karena waktu zkheey dateng Sabtu sore itu, langit Bandung mendung dan segera ujan. Apa jadinya yah klo ajang makan yang emang dibuat outdoor ini kesamber ujan??? berantakan banget pastinya. Tapi alhamdullilah berkat sang pawang yang nampaknya ampuh mengusir awan hitam, Frestival 2010 pun aman dari gangguan ujan! So, mareeee makaaaaannnn....


Secara deskriptif, ajang ini serupa tapi tak sama dengan ajang yang diselenggarain salah satu produk kecap rumahan. Yep...sepanjang area MPRJB wargi bandung bisa berkeliling ke stand-stand makanan umum dan khas Bandung yang pastinya lezatttooo... Otak-otak Bu'le, Colenak Murdi Putra, Baso Semar, Warung Makan Mbah Jingkrak, Kue Tabi, Tahu Kriuk Crispy ada di antara puluhan stand makanan khas lainnya. Soal harga, ga jauh-jauh dari harga pasarannya, just eat as u'r pocket says to. Nah, kalo kita bicara soal antusiasme pengunjung, mungkin zkheey bisa nilai ajang ini masih kalah power dari ajang yang diadain produsen kecap meja itu. Wajar, toh ini masih penyelenggaraan pertama. Tapi semakin malem, ternyata MPRJB makin penuh sesak dengan pengunjung yang kebanyakan ABG dan kalangan muda yang sengaja kencan di Frestival 2010. Apalagi ajang ini punya gimmick lain yaitu Gading Martin & VJ Sarah, dan Irfan Hakim yang ikut memeriahkan suasana. Ga cuma itu, ada juga D'cinnamons, Tompi, dan pertunjukan debus yang ngisi panggung megah Frestival 2010. Ngomong-ngomong soal debus, acara inilah yang bikin zkheey dan cicalicious gagal nonton Tompi. Dijadwalin jam 8, Tompi gak nongol-nongol di panggung karena ampe jam 9 malem pun, ni debus masih eksis bikin pengunjung miris. Huh... Satu poin positif dari ajang ini adalah sukarelawan atau panitia acara yang sigap. Kesigapan mereka terlihat pada saat mengumpulkan sampah bekas makanan ataupun botol-botol frestea kosong yang segera dikembalikan ke tempatnya. So guess what??? ajang ini menjadi festival makanan terbersih yang pernah zkheey liat. Dan kalo diliat dari foto penyelenggaraan di kota-kota lain pun ceritanya sama. Festival makanan yang bersih dan nyaman. Empat jempol deh buat Frestival.




Gud Job buat Frestival, yang udah ngadain acara ini di berbagai kota seperti Jakarta, Bali, Jogjakarta, Palembang dan pastinya Bandung. Next, masih da Pekanbaru, Makassar, dan banyak kota lainnya. Great, baru pertama kali diadain aja udah menjangkau sebagian kota besar di Indonesia. Semoga eksis terus di taun-taun mendatang. (Zkheey)
Selengkapnya

Kamis, 08 Juli 2010

"Nu Gareulis, Aramis, Jarangkung, Di Ajang Miss Celebrity 2010"


Sabtu kemaren, (3/7) di Ciwalk zkheey dapet kesempatan mantengin (bahasa mana ieu teh?) gadis-gadis bandung nu gareulis, semok, jararangkung, jeung mulus, pokonamah TOP lah hehe... Owh ternyata the event is finally back. Setelah terakhir diselenggarakan taun 2008 dan absen taun kemaren (pasti gara-gara pemilu), ternyata ajang "Miss Celebrity" kembali dilaksanain taun ini. 

          

Pose 40 Besar audisi "Miss Celebrity" Bandung

Well, kalo mo diliat dari sisi pageantry, ajang ini sepintas mirip pageant serupa yang menilai unsur personalitas, intelektualitas, dan tentunya performa tubuh. Tapi jangan bandingkan sama "Pemilihan Puteri Indonesia" atau "Miss Indonesia" karena "Miss Celebrity" ga akan dikirim ke luar negeri buat wakilin Indonesia di ajang internasional. Paling banter berkarir sebagai artis, aktris, penyanyi, model, bintang iklan, dan pekerjaan di bidang hiburan lainnya. Yep, karena itulah tujuan akhir menjadi Miss Celebrity, which is to become a new celebrity. Am I correct???

          

          

The girls in action to get into the Top 15 

Dari info yang zkheey dapet, ada sekitar 110 gadis bandung yang ngikutin audisi. Setelah itu disaring lagi ke kuota 40 besar, terus ke 15 besar dan 3 besar yang berhak mewakili Bandung ke Jakarta dan bertempur sama kota-kota lain untuk menjadi the next "Miss Celebrity 2010". Well, secara fisik, para neng geulis bandung ini emang terlihat perfecto dan seragam. Rambut panjang, tinggi semampai, cantik, catwalk keren, dan pake baju yang menonjolkan "aset" mereka hehehe. Zkheey yakin banyak di antara mereka yang udah punya background modelling, akting, singing, dancing, pokoknya kemampuan di depan kamera dan khalayak umum. Dari 110 gadis Bandung, terpilihlah tiga finalis yang berhak ke Jakarta masing-masing- Silva Salsabila (16), Sylvia Fully Rahesita (24), dan Maria Regina (23). Congratz, taun ini Bandung mesti menang!!! (Zkheey) 

Selengkapnya

Rabu, 07 Juli 2010

"Baso Laman Pasteur, Baso Jumbo yang Bikin Seubeuh"

Lokasi: Jln. Sukawarna No. 10 (samping BTC) Pasteur Buka: 09.00 - 19.00
Harga: Rp. 11.000/porsi

Tlp: 085723934900/081394499723

Kebersihan & Kenyamanan: **

Pernah makan baso seukuran kepalan tangan??? klo udah, zkheey tantang wargi bandung nyobain baso ukuran jumbo ini. Nah klo belom, wargi bandung siap-siap kekenyangan setelah menyantap baso dengan komposisi pure 100% daging cincang dan gajih ini. Kalo wargi bandung pernah makan baso gede yang isinya telor atau buah atau juga urat, sebuah kedai baso yang terletak di belakang BTC Pasteur ini malah nawarin baso yang bener-bener baso alias full daging hehehe...





I was shock, kaget aja ngeliat baso yang menuhin 75% ukuran mangkoknya. Gede banget lah pokoknya...Buat wargi bandung yg ga kuat porsi banyak, mendingan ga usah pake mie, bihun ato pelengkap yg laennya deh. Cukup satu baso laman jumbo sama sayuran aja, hmmmm... itu dah kenyang banget, dijamin deh!!! Dengan ukuran yang jumbo ini, rasanya gak berlebihan kalo Ibu Sumarmin, si empunya kedai Laman ngasih harga 11 ribu rupiah per porsinya. Harga ini pastinya jauh lebih mahal dibandingin belasan taun lalu pas mie baso laman ini masih ada di depan LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) di Jalan Dr. Djunjunan (pasteur) No. 133. Anyway, sekarang mie baso laman ini udah pindah dan menetap di Jalan Sukawarna No. 10 ga jauh dari BTC dan LAPAN. Tinggal belok kiri, lurus, dan di sebelah kiri wargi bandung bisa nemuin warung dengan judul "Mie Baso Laman Pindahan Depan LAPAN".


Bicara soal warungnya seh sederhana aja, malah cenderung sempit. Poster bertuliskan "Baso Laman Pasteur" ngajeblag gede di dinding bagian belakang. Di bawah poster itu dipampang satu sertifikat atas keikutsertaan Baso Laman di salah satu acara kuliner massal sekitar dua taun lalu. Sementara itu di dinding sebelah kirinya juga dipampang foto artis cewek bandung yang pernah ngunjungin kedai baso ini. Well, those are how to amaze the customers. Tapi toh ini bukan sekedar isapan jempol, rasa baso, kuah, dan sayurannya pun emang enak dan pas.



Oh ya, ada satu hal lagi. Mentang-mentang baso yg dijual ukurannya jumbo, kerupuk yang jadi pelengkapnya pun dijual dalam ukuran jumbo. Yep, dijamin kenyang deh dengan ukuran kerupuk segede gtu. Harganya pun srebu perak, sesuai sama ukurannya. Tapi buat penggila kerupuk kaya zkheey, it's nothing a problem heheh...saya habis dua. So, mangga dicobian wae lah... (zkheey)
Selengkapnya

Selasa, 08 Juni 2010

Shrek Forever After - Chapter Penutup, Cerita Lebih Dewasa

Genre: Animasi, Komedi
Sutradara: Mike Mitchell
Pengisi Suara: Mike Myers, Cameron Diaz, Eddie Murphy, Antonio Banderas, Walt Dohrn, Julie Andrews, John Cleese
Distributor: Paramount Pictures
Rating: ***1/2


Ketika Shrek The 3rd diluncurin tahun 2007, banyak sekali orang yang kecewa dengan film animasi dari Dreamworks Studio ini. Banyak sekali yang menganggap seri ketiga dari film Shrek ini ngga dapet gregetnya seperti 2 seri sebelumnya. Makannya sebagai permintaan "maaf" dan sekaligus penutup dari kisah Shrek yang sudah ada, Shrek Forever After pun dirilis.

Untuk chapter terakhir dari film ini Dreamworks terlihat cukup serius menggarapnya, terutama dari segi ceritanya. Shrek (Mike Myers) yang sudah menikah dengan Fiona (Cameron Diaz) dan memiliki tiga orang anak merasa bosan dengan keseharian yang dilakukannya. Keadaan ini dimamfaatkan oleh Rumpelstiltskin (Walt Dohrn) untuk kepentingannya sendiri. Dia membujuk Shrek untuk menandatangani kontrak sekali dalam seumur hidup dimana dalam satu hari dia bisa kembali menjadi Ogre yang ditakuti dan terbebas dari komitmen yang sekarang dia miliki.

Sayangnya semuanya tidak seperti yang dia harapkan. Shrek malah dibawa pada suatu kenyataan alternatif dimana dia tidak pernah lahir ke dunia, kerajaan Far Far Away dikuasai para penyihir jahat yang dipimpin oleh Rum. Dan tentu saja Shrek tidak pernah menyelamatkan Fiona, bertemu dengan Donkey, dan tentu saja tidak memiliki 3 orang anak. Satu-satunya jalan untuk memperbaiki semuanya adalah dengan mencari cinta sejati Shrek, yaitu Fiona dan mendapat ciuman darinya sebelum hari itu berakhir. Apakah Shrek berhasil membuat Fiona jatuh cinta lagi padanya dan mendapat ciuman dari cinta sejatinya.

Di sinilah Shrek Forever After terlihat lebih baik dari sebelumnya. Josh Klausner, sang penulis skenario film ini berhasil membawa krisis yang sering dialami pria yang sudah berkeluarga di kehidupan nyata: mengalami kebosanan dengan rutinitas sehari-hari dan berusaha keluar darinya. Kedengerannya emang lebih dewasa tapi cerita seperti ini cukup revolusioner untuk sebuah film animasi.

Dari segi humornya sendiri film ini cukup kuat buat mengocok perut wargi Bandung semua yang nonton. Banyak sekali adegan-adegan yang lucu seperti Puss In The Boots yang menjadi gemuk setelah pensiun, dan Donkey, yang ngga berhenti mengoceh. Walaupun memang tidak sebaik yang kita lihat di dua film Shrek yang pertama.

Sebagai chapter terakhir dan permintaan "maaf" dari Dreamworks, Shrek Forever After bisa dibilang cukup baik. Lebih baik dari seri ketiganya tapi belum bisa menyamai greget dua film pertamanya. Setidaknya Shrek kali ini bisa berakhir bahagia selamanya. Oh ya versi 3D dari film ini juga layak ditonton juga loh, cukup seru buat wargi Bandung yang ingin sensasi lain selain hanya sekedar nonton film biasa.

Klik di sini untuk jadwal nonton di 21 / XXI. Atau klik di sini untuk jadwal nonton film di Blitz Megaplex.
Selengkapnya